Kau berkata padaku suatu kali
“Mengapa lama sekali tak Kau kirimi aku puisi?”
Ku hanya terpaku membayangkan wajahmu
sambil memandang hampa
mencoba merasuk-rasuki diri sendiri
Andai kau mengerti
betapa sulit bagiku kini menerjemahkan rindu
sebab ku tak lagi tahu apakah ia harus berarti cinta.
Andai kau tahu
kenyataan ini kekang pada rasa
yang menuntun kata menuju penjara
Aku ingin sekali waktu membebaskan diri
menuliskan sejuta kata-kata berbunga
lalu barangkali mengirimimu satu atau dua
supaya sekali-kali kau tahu kabarnya rinduku
“Mengapa lama sekali tak Kau kirimi aku puisi?”
Ku hanya terpaku membayangkan wajahmu
sambil memandang hampa
mencoba merasuk-rasuki diri sendiri
Andai kau mengerti
betapa sulit bagiku kini menerjemahkan rindu
sebab ku tak lagi tahu apakah ia harus berarti cinta.
Andai kau tahu
kenyataan ini kekang pada rasa
yang menuntun kata menuju penjara
Aku ingin sekali waktu membebaskan diri
menuliskan sejuta kata-kata berbunga
lalu barangkali mengirimimu satu atau dua
supaya sekali-kali kau tahu kabarnya rinduku
Yogyakarta, 16 Januari 2018
-R. Pujasmara