Penghujan yang Paceklik

Sejak mulai menulis waktu
ini telah dua ribu kali
Penanggalan mencatat
aku memang bukan yang suka mengingat
 
Aku melupa meski tak suka
Aku sakit meski tak luka
Aku pernah bilang kalau ingin menulis lagi
tapi aku sangsi dalam kreasi
 
Celaka, oh celaka!
 
Padi kutanam pada hujan
namun hanya tumbuh ilalang
Ikan kulepas pada lubuk
namun hanya bertelur lumpur
 
Kalaupun kutunggu banjir
airnya tak kan puaskan dahaga
Kalaupun kunanti longsor
tanahnya tak kan tumbuhkan nyawa 

Yogyakarta, 21 Juli 2014
-R. Pujasmara