Cinta Sebuah Ruang Hampa

O, bagaimana membuka rahasia?
 
Cintaku awalnya berupa mendung
mengintai raga memayung
menyusun awan
merajut hujan
melangitkan hati dalam bahagia
 
Cintaku yang dahulu itu cakrawala
menuntun arah langkah
ataukah menunggu waktu
pada mata bangunkanmu
 
Cintaku pernah jadi angkasa
menembus ujung nafas
hingga terbang tatap batas
berkelana dari jejak kaki
ke puncak mimpi
 
Cintaku kini ruang hampa
terbentang peluk semesta
ada secara kata
namun tak pernah bisa nyata

Yogyakarta, 27 Februari 2014
-R. Pujasmara

Di Sela Kerinduan Pada Hujan

Menengadah menengah ke langit teduh
Memacak pandang menari nafas
Berharap 
akan ada pematung awan mengukir birunya putih
melaksanakan hari yang dingin di balik badai matahari
di sebelah murka buana raya

Di titik jauh dari letak berdiri 
terdengar sekumpulan malaikat
berkata pada sebuah hutan yang tua
bahwa tajuknya memutih tak lama lagi 
luruh dan pudar

Bersama hujan yang mereka sangka akan kembali
membawa datang kehidupan

Yogyakarta, 21 Februari 2014
-R. Pujasmara