Malam ini Sungai Serayu begitu sepi
desirnya pun diam
hanya aura dari murninya
membayang menyelimuti angin
jangan hiraukan arus cepat
kita jalan pelan-pelan saja
seperti kemarin ketika semua begitu…mmm
desirnya pun diam
hanya aura dari murninya
membayang menyelimuti angin
jangan hiraukan arus cepat
kita jalan pelan-pelan saja
seperti kemarin ketika semua begitu…mmm
—
Pernahkah kau menyusur jalan ini
di tepian dari hilir ke hulu
yang hanya pergi ke angan jauh
yang tetap putih di tengah kelam
meliputi bintang-bintang
Duduklah di sana
meski tak satupun bagian wajahmu terlihat
hanya bayanganmu diterpa cahaya bulan
mari kutemani, namun kali ini saja
memandangi gunung kerinduan ini
Sindoro-Sumbing yang begitu muram
nanti kita berpisah di sini
tanpa peluk erat
dan tangan menjabat
di tepian dari hilir ke hulu
yang hanya pergi ke angan jauh
yang tetap putih di tengah kelam
meliputi bintang-bintang
Duduklah di sana
meski tak satupun bagian wajahmu terlihat
hanya bayanganmu diterpa cahaya bulan
mari kutemani, namun kali ini saja
memandangi gunung kerinduan ini
Sindoro-Sumbing yang begitu muram
nanti kita berpisah di sini
tanpa peluk erat
dan tangan menjabat
—
Sindoro telah menemukan awannya
telah menemukan tanahnya
di sini untuk mencumbu Jawa dengan kasih
Seperti aku menemukan jawaban untuk…mmm
telah menemukan tanahnya
di sini untuk mencumbu Jawa dengan kasih
Seperti aku menemukan jawaban untuk…mmm
Karanganyar, 16 Agustus 2013
-R. Pujasmara