Matahari dan Samudera

Aku lagi berduka
waktu senja di tepi benua
pada cakrawala dan mega-mega
yang emas kehitaman ditinggal warnanya

Cahaya tlah dibenamkan
terbit satu kegelapan
tuk air mata mudah terteteskan
apa lalu kemudian

Dimana boleh nampak wajah cerah
tawa bila pagi merah.
Bukankah sudah sulit kehilangan,
apalagi mesti berpisahan

Samudera bukan taman bunga
tempat direstui bahagia
pasti ku kan berakhir sia
sebab matahariku sendiri ditelannya

Karanganyar, 11 Oktober 2011
-R. Pujasmara