Mungkin akan tiba masanya
membunuh jiwa-jiwa yang restui kelahiran kita.
Waktu kita tumbangkan satu demi satu
dengan bangganya,
menyayat lalu membakarnya,
hingga abu pun tak tersisa.
Lalu kita mulai menggali,
sebab tiada harapan di permukaan.
Terhentak sadar, bahwa itulah kubur sendiri.
Sementara dahulu,
mereka yang lurus dan tak kuasa melawan, kita tinggalkan.
Mereka yang melawan, kita kalahkan.
Mungkin akan tiba waktunya
menjarah bumi tanpa peduli.
membunuh jiwa-jiwa yang restui kelahiran kita.
Waktu kita tumbangkan satu demi satu
dengan bangganya,
menyayat lalu membakarnya,
hingga abu pun tak tersisa.
Lalu kita mulai menggali,
sebab tiada harapan di permukaan.
Terhentak sadar, bahwa itulah kubur sendiri.
Sementara dahulu,
mereka yang lurus dan tak kuasa melawan, kita tinggalkan.
Mereka yang melawan, kita kalahkan.
Mungkin akan tiba waktunya
menjarah bumi tanpa peduli.
Karanganyar, 6 Februari 2012
-R. Pujasmara