Namun tidak di sini
di tengah kota keramaian
Aku menampakkanmu di tengah keterdesakan
berusaha menemukanmu dari keputusasaan
karena sebuah tanya
tentang bagaimana hari esok akan datang
bagaikan duka menjalar
bak malam yang menghapus gerimis
Ini jadi malam gelap yang biasa
bertabur mendung bulan Juni
sebab mungkin kemarau sudah ragu untuk datang
seperti hujan yang lama-lama juga bimbang untuk pulang
kembali ke lautan teduh
kembali ke wujudnya yang tiada
Akan ada banyak kerinduan yang terlukiskan
di sepanjang jalan
seperti garis putih putus-putus itu
seringkali menghilang
namun ia kan selalu di sana menanti sebuah cerita
tentang paraunya kemarau yang ia rindukan
di tengah kota keramaian
Aku menampakkanmu di tengah keterdesakan
berusaha menemukanmu dari keputusasaan
karena sebuah tanya
tentang bagaimana hari esok akan datang
bagaikan duka menjalar
bak malam yang menghapus gerimis
Ini jadi malam gelap yang biasa
bertabur mendung bulan Juni
sebab mungkin kemarau sudah ragu untuk datang
seperti hujan yang lama-lama juga bimbang untuk pulang
kembali ke lautan teduh
kembali ke wujudnya yang tiada
Akan ada banyak kerinduan yang terlukiskan
di sepanjang jalan
seperti garis putih putus-putus itu
seringkali menghilang
namun ia kan selalu di sana menanti sebuah cerita
tentang paraunya kemarau yang ia rindukan
Karanganyar, 14 Juni 2013
-R Pujasmara