Caving

Aku sudah lelah mendaki 
sebab hutanmu sudah hilang teduh
awanmu rugi mendung
dan anginmu bangkrut sejuk
 
Aku sudah capek menyusur pantai
karena lautmu sudah pensiun ombak
sehingga ikanmu lelah berenang
 
Aku sudah bosan berkemah
toh rembulanmu malas benderang
menyebabkan api unggunmu beku
lalu lagumu sumbang
 
Tapi aku belum pernah melihat guamu
yang vertikal terjal
yang berkelelawar hitam
 
Pagi ini aku berkemas
siapkan karabiner dan tali-temali
lampu fosfor, coverall, dan helm
karena dalam impianku
di sana ada sungai dan hutan matahari
kekupuan mengepak bebas di taman bunga
 
Maka dari itu aku takkan menggapai puncak hatimu
tak ingin mengarungi samudera cintamu
tak juga memasak bekal sayangmu
 
Tapi ku takkan sabar
segera menuruni dalamnya perasaanmu
caving di relung hatimu

Yogyakarta, 1 Oktober 2014
-R. Pujasmara